Siswa SMK YUPPENTEK 2 Tangerang antusias mengikuti pelatihan SolidWorks

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen teknik mesin Universitas Mercu Buana (UMB) kali ini dilaksanakan di sekolah menengah kejuruan (SMK) YUPPENTEK 2 Tangerang. SMK yang beralamat di Jalan Raya STPI KM 4, Kp. Sukabakti, Kel. Sukabakti, Kec. Sukabakti tersebut Akreditasi A serta memiliki 9 Porgram Keahlian yaitu: Teknik Pemesinan, Teknik Perancangan Gambar Mesin, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Elektronika Industri, Teknik Kendaraan Ringan & Otomotif, Teknik & Bisnis Sepeda Motor, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer & Jaringan, dan Desain Pemodelan & Informasi Bangunan.

Dosen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, yang terlibat pada kegiatan PkM adalah Bapak Haris Wahyudi dan Ibu Swandya Eka Pratiwi. Tema yang diberikan pada kegiatan tersebut adalah Pelatihan menggambar model 3D, merakit (Assembly) dan menampilkan gambar teknik (Drawing) menggunakan software SolidWorks. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Jumat, Tanggal 28 Juli 2023 diikuti oleh sekitar 12 siswa. Para siswa merasa antusias mengikuti kegiatan tersebut. ”Kegiatan semuanya sangat baik dari segi pengajaran maupun memberi contoh”, tulis Okta saat diminta memberikan umpan balik terhada kegiatan PkM. Beberapa siswa juga merasa kegiatan ini penting untuk menambah keterampilan mereka. Waktu dan kegiatan dirasa perlu ditambah, seperti kata Hardiyanto, ”Mungkin gambarnya bisa diperbanyak”.

Kegiatan PkM adalah salah satu tridarma dosen di perguruan tinggi. Pengabdian kepada masyarakat adalah bagian program dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMB. Kegiatan PkM Universitas Mercu Buana dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab akademik dan sosial para sivitas akademik Mercu Buana terhadap bangsa dan negara. Tujuan utama kegiatan PkM adalah untuk meningkatkan daya saing bangsa, serta pemberdayaan masyarakat sehingga bisa meningkatkan standar hidup dan perlindungan sosial. Kegiatan PkM ini berupaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan keahlian dosen menggunakan teknologi tepat guna. Hal ini diharapkan bisa menciptakan sinergi dan memaksimalkan peran perguruan tinggi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.